Senin, 16 Desember 2013

PERANGKAT JARINGAN DAN FUNGSINYA

Berikut adalah beberapa perangkat jaringan dan beserta fungsinya.

 1.       HUB





            Hub adalah sebuah alat yang digunakan dalam jaringan LAN yang bekerja di OSI pada layer Physical. Hub berfungsi sebagai konsentrator yaitu digunakan untuk menghubungkan 2 atau lebih komputer yang ada pada jaringan LAN yang menggunaan topologi star. Di sini hub tidak melakukan traffic control. Jadi jika terlalu banyak port yang ada pada hub tersebut digunakan akan mengaibatkan kinerja hub turun hal ini terjadi karena sering terjadinya collision antara ethernet. Yaitu jika informasi dikirim ke host target melalui hub maka informasi akan mengalir ke semua host.

2.       Repeater




             Repeater merupakan sebuah device yang meregenerasi/menghasilkan kembali sinyal yang ditransmisikan pada kabel. Repeater mengijinkan sinyal untuk mengalir di luar batas keterbatasan panjang kabel. Device ini berada di layer Physical. Sebuah repeater tidak melakukan translasi atau filterisasi paket.

3.      Bridge



               Bridge adalah alat yang digunakan pada suatu jaringan yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan yang luas menjadi segmen yang lebih kecil. Bridge membaca alamat MAC (media access control) dari setiap paket data yang diterima yang kemudian akan mempelajari dridging table untuk memutuskan apa yang akan dikerjakan bridge selanjutnya pada paket data tersebut, Apakah diteruskan atau diabaikan. 
              Jika switch menpunyai domain collision sendiri-sendiri disetiap portnya, begitu juga dengan bridge memiliki domain collision tetapi ia juga dapat membaginya dari sebuah domain collision yang besar menjadi yang lebih kecil, Bridge hanya akan melewatkan paket data antar segmen – segmen jika hanya segmen itu sangat diperlukan.

4       Switch



               Switch adalah sebuah alat yang menyaring dan melewatkan (mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. Switch bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di network (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer.. Switch dapat mempelajari alamat hardware host tujuan, sehingga informasi bisa langsung dikirim ke host tujuan. Switch yang lebih cerdas dapat mengecek dan memblok frame yang error.

5       NIC (Network Interface Card)/Ethernet Card



                 NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat unik yang disebut sebagai MAC address. Alamat ini digunakan untuk mengontrol komunikasi data antar host yang berada di dalam jaringan. NIC berada di layer datalink.

6       WiFi Adapter



              WiFi adapter adalah sebuah perangkat jaringan yang berfungsi menangkap sinyal Wifi yang dipancarkan Wireless Router maupun Access Point.

7       Router




       Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang sering digunakan untuk menggabungkan beberapa network.Baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya. Router juga digunakan untuk membagi network besar menjadi beberapa buah subnetwork. Setiap network seolah “terisolasi” dari  network lain sehingga traffic dapat dibagi yang bedampak positif dalam performa network.
       Router juga berfungsi mengirimkan paket data jaringan atau internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Pada umumnya router bekerja pada layer network. Tetapi ada juga router yang bekerja pada layer transport. Router.ini memiliki fungsi tambahan sebagai firewall.

8       Konektor RJ 45



             Digunakan untuk menghubungkan kabel jaringan UTP/STP dengan port yang menggunakan port RJ-45.

9       Modem Eksternal

 Perangkat ini fungsinya jelas untuk koneksi dial-up menggunakan kabel telepon.


10.Komputer Server

            Komputer server dalam jaringan komputer berguna untuk melayani dan mengatur semua perangkat komputer yang terhubung dengan jaringan komputer.

11.   Rak Telekomunikasi


         Tempat menempatkan perangkat jaringan dalam satu tempat sehingga bisa teratur dengan ukuran yang pas dengan ukuran perangkat jaringannya

Minggu, 15 Desember 2013

NETWORK ID DAN HOST ID

Network ID dan Host ID

     Nomor IP yang anda lihat sebenarnya di bagi menjadi dua bagian yaitu network ID dan Host. Network ID membedakan antara network sedangkan Host ID membedakan antara –Host atau computer, untuk lebih jelasnya perhatikan skema berikut ini :

       Lalu apa kegunaan dari network ID dan Host ID ini ? Apakah hanya sebuah sebutan teori yang tidak penting untuk di ketahui ?. Ini lah pertanyaan yang muncul. Tapi jangan salah, dalam melakukan desain dengan IP anda mutlak harus mengetahui yang mana Network ID dan yang mana Host ID.

      Supaya computer di jaringan bisa saling berhubungan maka semua computer tersebut haruslah mempunyai Network ID yang sama tapi dengan Host ID yang berbeda. Jika Network ID berbeda antara dua computer maka otomatis dikatakan computer tersebut mempunyai jaringan yang berbeda dan tidak bisa saling berkomunikasi.

       Contohnya computer X mempunyai alamat IP 130.23.23.1 komputer Y mempunyai alamat computer IP 130.24.23.2 sedangkan computer Z mempunyai alamat IP 130.23.24.3 komputer X, Y dan Z menggunakan clas B, artinya network ID dari masing-masing computer adalah X=130.23. , Y=130.24. dan Z=130.23. terlihat bahwa yang mempunyai network ID yang sama hanyalah X dan Z, sedangkan computer Y tidak bisa terjadi antara computer X dan Z. Jadi computer Y tidak akan bisa berkomunikasi dengan X dan Z karena mempunyai network ID yang berbeda. Satu aturan tambahan lagi, dalam sebuah network yang sama, host ID haruslah berbeda. Atau bisa di katakan tidak diperbolehkannya terdapat dua alamat IP yang persis sama.

Class
Range
Network ID
Host ID
Number of Network
Number of Hosts per Network
A
1-126
W
x.y.z
126
16,777,214
B
128-191
w.x
y.z
16,384
65,534
C
192-223
w.x.y
Z
2,097,152
254
D
224-239
Reserved For Multicast addressing
N/A
N/A
N/A
E
240-254
Reserved for experimental use
N/A
N/A
N/A

       Pemilihan Network ID dan Host ID mana yang harus anda gunakan, sangat bergantung pada berapa banyak jaringan atau berapa banyak computer yang anda butuhkan. Anda bisa melihat table di atas untuk memberikan informasi jumlah jaringan dan jumlah computer yang tersedia untuk masing-masing class.

JARINGAN DASAR

JARINGAN DASAR
Pengertian jaringan komputer adalah kumpulan dua komputer atau lebih saling terhubung secara elektronik. Macam – macam jaringan dasar : 

             1. LAN


Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil. Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

            2. WAN


WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

             3. MAN


Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. 
4. Peer to peer
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer, terhubung langsung dengan kabel crossover atau wireless atau juga dengan perantara hub/switch.
Peer to peer adalah suatu model dimana tiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai  PC lain, Tidak ada yang bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan resource komputer yang terdapat dijaringan, dengan kata lain setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server pada periode yang sama.

          5. Client – Server

Client Server merupakan model jaringan yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan, server akan mengatur mekanisme akses resource yang boleh digunakan, serta mekanisme komunikasi antar node dalam jaringan.

IP ADDRESS

Pengertian IP Address. Dalam dunia jaringan komputer kita bisa menghubungkan antara komputer yang satu ke komputer lainnya, agar keduanya dapat berkomunikasi dibutuhkan dengan istilah IP Address suatu komputer. apakah anda tau apa pengertian IP Address ? bagaimana cara mengatur/memasang  IP Address di suatu host.

IP Address merupakan sebuah alamat pengenal peralatan-peralatan yang ada dalam sistem jaringan berbasis TCP/IP. setiap peralatan harus mempunyai IP address yang berbeda dan perlu diketahui bahwa IPddress itu melekat pada kartu jaringan.

Jenis IP Address terdiri dari 2 macam yaitu

- IPv4 ( IP versi 4 ).
- IPv6 ( IP versi 6 ).

1). IPv4
   
merupakan bilangan biner 32 bit yang terbagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing kelompok bilangan biner 8 bit antara 0 (biner = 00000000) sampai 255 (biner = 11111111) dengan dipisahkan tanda titik serta semua ada 256 bilangan desimal.

Misal : 11000000.10101000.01100100.01100111
pada masing-masing kelompok angka biner tersebut dikonversikan menjadi bentuk desimal sehingga orang akan mengenal IP Address di atas sebagai 192.168.100.103

Alamat IPv4 dapat dilihat sebagai dua bagian:

   • misal: 11000000.10101000.01100100.01100111 (membaginya bebas)
   • bagian depan: bagian jaringan (id jaringan)
   • bagian belakang: bagian host (id host)

Bagian jaringan:
   • menentukan alamat jaringan
   • alamat jaringan: IP Address yang mana bit bilangan bagian host semuanya dibuat menjadi 0.
   • alamat jaringan akan menentukan lokasi peralatan dalam sistem jaringan.

Bagian host:

   • bagian host menentukan alamat host.
   • alamat host menentukan nomor host atau kartu jaringan.

Alamat broadcast:
   • alamat IP yang mana semua bit bilangan bagian host dibuat menjadi 1.
   • alamat broadcast digunakan untuk komunikasi secara simultan kepada semua peralatan dalam suatu jaringan.


Cara pembagian kelas IP Address adalah sebagai berikut

0xxxxxxx.--------.--------.-------- : kelas A
10xxxxxx.--------.--------.-------- : kelas B
110xxxxx.--------.--------.-------- : kelas C
1110xxxx.--------.--------.-------- : kelas D
11110xxx.--------.--------.-------- : kelas E


Kelas IP                Bagian Pertama                Jumlah Jaringan                Jumlah Host
A
                               1 s/d 126              126         16777214
B
                               128 s/d 191         16384    65534
C            
                               192 s/d 223         2097152                254

Alamat loopback (lo):
   • Alamat IP 127.y.w.z.
   • Alamat loopback digunakan untuk mengirim paket bagi dirinya sendiri.

Alamat IP privat
   • IP yang tidak ditentukan route nya oleh router publik
   • dipakai untuk membentuk jaringan privat
   • diatur dalam dokumen RFC 1918 (Request for Comments: 1918).
   • IANA (Internet Assigned Numbers Authority) menyediakan tiga blok alamat IP privat.

2). IPv6 (IPNg = IP Next Generation)

merupakan bilangan biner 128 bit yang terbagi menjadi 8 kelompok, masing-masing kelompok bilangan biner 16 bit. dipisahkan tanda kolom (:)

Misal : 1100000010101000:0110010001100111: ........ (128 bit).

pada masing-masing kelompok angka biner tersebut dikonversikan menjadi heksa desimal sehingga orang mengenal alamat IPv6 di atas sebagai C0A8:6467:...

TOPOLOGI JARINGAN


TOPOLOGI JARINGAN


1. Topologi Star (Bintang)


               Topologi bintang atau yang lebih sering disebut dengan topologi star. Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer. Contoh alat yang di pakai disini adalah hub, switch, dll. Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan.

2. Topologi Ring (Cincin)



                 Topologi cincin atau yang sering disebut dengan topologi ring adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin. 


3. Topologi Bus 



                     Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jenis - jenis jaringan biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.


4. Topologi Jala / Mesh




                              Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

              Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).


5. Topologi Pohon / Tree




                   Topologi pohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat merupakan topologi yang bisa di gunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat.

                   Pada gambar bisa kita lihat hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas.sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.

6. Topologi Linier



               Topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). 

              Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer
ARTATI ANGRITA PUTRI ^_^_^_^